selamat datang di blogku "my virtual"

Sabtu, 14 Mei 2011

PERILAKU KONSUMEN

A. TEORI PERILAKU KONSUMEN

Perilaku permintaan konsumen terhadap barang dan jasa akan dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya: pendapatan, selera konsumen, dan harga barang, disaat kondisi yang lain tidak berubah (ceteris paribus). Perilaku konsumen ini didasarkan pada Teori Perilaku Konsumen yang menjelaskan bagaimana seseorang dengan pendapatan yang diperolehnya, dapat membeli berbagai barang dan jasa sehingga tercapai kepuasan tertentu sesuai dengan apa yang diharapkannya.

B. PENDEKATAN PERILAKU KONSUMEN
Pendekatan untuk mempelajari perilaku konsumen dalam mengkonsumsi suatu barang : (1)Pendekatan Kardinal (2)Pendekatan Ordinal
Asumsi : Konsumen bersikap rasional, dengan anggaran yang tersedia, konsumen berusaha memaksimalkan kepuasan totalnya dari barang yang dikonsumsinya.

1. Pendekatan Kardinal (Daya guna marginal)
a.  Kepuasan konsumsi dapat diukur dengan satuan ukur.
b.  Makin banyak barang dikonsumsi makin besar kepuasan
c.  Terjadi hukum The law of deminishing Marginal Utility pada tambahan kepuasan setiap satu satuan. Setiap tambahan kepuasan yang diperoleh dari setiap unit tambahan konsumsi semakin kecil. (Mula – mula kepuasan akan naik sampai dengan titik tertentu atau saturation point tambahan kepuasan akan semakin turun). Hukum ini menyebabkan terjadinya Downward sloping MU curva. Tingkat kepuasan yang semakin menurun ini dikenal dengan hukum Gossen.
d. Tambahan kepuasan untuk tambahan konsumsi 1 unit barang bisa dihargai dengan uang, sehingga makin besar kepuasan makin mahal harganya. Jika konsumen memperoleh tingkat kepuasan yang besar maka dia akan mau membayar mahal, sebaliknya jika kepuasan yang dirasakan konsumen redah maka dia hanya akan mau membayar dengan harga murah.
Keseimbangan Konsumen
Keseimbangan konsumen tercapai jika konsumen memperoleh kepuasan maksimum dari mengkonsumsi suatu barang. Syarat Keseimbangan :
1.   MUx/Px = Muy/Py = ….= Mun/Pn
2.  Px Qx + Py QY + ……+  Pn Qn = M
Keterangan :
MU  = marginal utility
P      = harga
M     = pendapatan konsumen


Diketahui                        : Px=2, Py=1          , M=12
Syarat Equilibrium                  :
1. MUx / Px  =  MUy / Py                           => 12 / 2 = 6 / 1
2. Px Qx + Py QY = MPx Qx + Py QY = M => (2) (3) + (1) (6) = 12
Total Utility = MUx QX + MUy QY
         = (12) (3) + (6) (6)
         = 72

2. Pendekatan Ordinal
Kelemahan pendekatan kardinal terletak pada anggapan yang digunakan bahwa kepuasan konsumen dari mengkonsumsi barang dapat diukur dengan satuan kepuasan. Pada kenyataannya pengukuran semacam ini sulit dilakukan. Pendekatan ordinal mengukur kepuasan konsumen dengan angka ordinal (relatif). Tingkat kepuasan konsumen dengan menggunakan kurva indiferens(kurva yg menunjukkan tingkat kombinasi jumlah barang yang dikonsumsi yang menghasilkan tingkat kepuasan yang sama).
Ciri-ciri kurva indiferens:
1. Mempunyai kemiringan yang negatif (konsumen akan mengurangi konsumsi barang yg satu apabila ia menambah jumlah barang lain yang di konsumsi).
2.  Cembung ke arah titik origin, menunjukkan adanya perbedaan proporsi jumlah yang harus ia korbankan untuk mengubah kombinasi jumlah masing-masing barang yang dikonsumsi (marginal rate of substitution).
3.  Tidak saling berpotongan, tidak mungkin diperoleh kepuasan yang sama pada suatu kurva indiferens yang berbeda.

Perbedaan Antara Pendekatan Kardinal dengan Ordinal

Pandangan antara besarnya utility menganggap bahwa besarnya utiliti dapat dinyatakan dalam bilangan/angka. Sedangkan analisis ordinal besarnya utility dapat dinyatakan dalaml bilangan/angka.

Analisis cardinal mengunakan alat analisis yang dinamakan marginal utiliy(pendekatan marginal). Sedangkan analisis ordinal menggunakan analisis indifferent curve atau kurva kepuasan sama .

Minggu, 13 Maret 2011

Permintaan dan Penawaran

Pengertian Permintaan

Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu.

Hukum Permintaan

“ Apabila harga naik maka sejumlah barang yang diminta akan mengalami penurunan, dan apabila harga turun maka jumlah barang yang diminta akan mengalami kenaikan “. Naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibat berkurangnya jumlah permintaan, dan naiknya harga barang akan menyebabkan konsumen mencari barang pengganti yang harganya lebih murah.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand)

1.         Perilaku / Selera  Konsumen
Pada saat ini ipad sedang disenangi masyarakat dan banyak yang membeli, tetapi pada beberapa tahun mendatang mungkin ipad sudah tidak terlalu laku di masyarakat.
2.         Ketersediaan dan Harga barang Sejenis Pengganti dan Pelengkap
Apabila kendaraan roda empat harganya sangat mahal maka suku cadang akan turun permintaannya.
3.         Pendapatan / Penghasilan konsumen
Para pejabat Negara dapat membeli banyak barang yang diinginkan, sedangkan para pegawai swasta mungkin akan mengirit untuk mendapatkan sesuatu yang dy inginkan.
4.         Perkiraan Harga di Masa Depan
Apabila minyak tanah diperkirakaan akan naik, maka orang kan menimbun atau membeli ketika harga masih rendah
5.         Intensitas kebutuhan Konsumen
Pada bulan ramadhan permintaan belewah, timun suri, dll akan sangan tinggi dibandingkan bulan lainnya.

Pengertian Penawaran

Sedangkan Penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.

Hukum Penawaran
“ Bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun ”

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
  •           Biaya Produksi dan Teknologi yang digunakan
  •          Tujuan Perusahaan
  •          Pajak
  •          Ketersediaan dan Harga Barang Pengganti/ Pelengkap
  •          Prediksi / Perkiraan Harga di Masa Depan


Penentuan Harga Keseimbangan

Harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

Kurva Penawaran dan Permintaan


Kurva Harga Keseimbangan


Definisi, Masalah, dan Sistem Perekonomian

DEFINISI EKONOMI
Ilmu Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Masalah Ekonomi adalah adanya keseimbangan antara kebutuhan manusia yang tiidak terbatas dengan alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas. Permasalahn itu yang menyebabkan timbulnya kelangkaan. Ekonomi itu sendiri merupakan salah satu ilmu social yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi. Ekonomi berasal dari dari kata Yunani (oikos) yang berarti keluarga dan (nomos) yang berarti peraturan atau hukum.

MASALAH POKOK EKONOMI dan PENGARUH MEKANISME HARGA
Manusiasebagai mahluk sosial dan mahluk ekonomi pada adasrnya selalu menghadapi masalah ekonomi. Pokok dari masalah ekonomi yang dihadapi manusia seperti yang sudah disebutkan pada definisi ekonomi yaitu   kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia terbatas “ . Beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah ekonomi yaitu
  •         Faktor Ekonomi
  •     Faktor lingkungan SosBud
  •         Faktor Fisik
  •     Faktor Lingkungan


SISTEM PEREKONOMIAN
Sistem Perekonomian adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara untuk mengalokasikan sumber  daya yang dimilikinya baik kepada individu maupun organisasi dinegara tersebut. Yang menyebabkan perbedaan mendasar antara sistem ekonomi dengan sistem ekonomi lainnya adalah cara mengatur faktor produksi . Selain faktor produksi,sistem ekonomi juga dapat dibedakan dari cara sistem tersebut mengatur produksi dan alokasi. Perekonomian Terencana (planned economies) memberikan hak kepada pemerintah untuk mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi hasil produksi. Perekonomian Pasar (market economic) pasar lah yang mengatur faktor-faktor produksi dan alokasi barang dan jasa melalui penawaran dan permintaan yang akan di bahas di tugas blog selanjutnya .

Rabu, 26 Januari 2011

surat pernyataan beasiswa

SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan dibawah ini :

            Nama                          :
            Kelas                            :
            NPM                            :
            Fak/jurusan                 :          
            Tahun Akademik         :

Menyatakan dengan sebenarnya bahwa pada tahun akademik 2010/2011 ini tidak sedang menerima beasiswa dari instansi manapun.

Apabila pernyataan tersebut tidak benar, saya siap menanggung konsekwensi apapun, termasuk pengalihan beasiswa yang saya peroleh.


Mengetahui,                      Hormat Saya,



(Orang Tua)                       (              )
             

Perubahan dan Perkembangan Organisasi

Perubahan organisasi senantiasa mengantipasi perubahan-perubahan dalam lingkungan yang akan            mensyaratkan penyesuaian-penyesuaian disain organisasi diwaktu yang akan datang.


Cara Penanganan Perubahan :
 Dengan cara melakukan konsep perubahan reaktif dan yang kedua program perubahan yang direncanakan ( Planed Cange ) ,pada konsep ini tidak memerlukan biaya besar dan cukup sederhana serta dapat ditangani dengan cepat,di mana manajer akan memberikan reaksi setelah masalah terjadi. Dengan contoh : peraturan pemerintah baru mensyaratkan perusahaan mempunyai perlindungan terhadap kebakaran mungkin manajer akan membeli alat-alat kebakaran. Adapun pendekatan dengan cara proses produktifitas, Thomas dan bennis mendefinisikan perubahan yang direncanakan sebagai perencanaan dan implentasi inovasi struktual,kebijakan secara sengaja.


Ada tiga  sumber penolakan terhadap perubahan yaitu :
1. Ketidak pastian tentang akibat dan pengaruh perubahan.
2. Ketidak pastian untuk melepaskan keuntungan-keuntungan yang ada
3. Pengetahuan akan kelemahan-kelemahan dalam perubahan yang diusulkan.





Perkembangan organisasi adalah program yang berusaha meningkatkan efektifitas keorganisasian dengan mengintegrasikan individu akan pertumbuhan dan perkembangan dengan tujuan keorganisasian,


Alasan akan pentingnya perkembangan organisasi :
1.       Perubahan adalah pertanda kehidupan
2.       Perubahan memberikan harapan
3.       Pengembangan merupakan tanggapan atas perubahan
4.       Pengembangan merupakan usaha untuk menyesuaikan dengan hal baru

Metode pengembangan  organisasi :
1.       Metode penngembangan perilaku
2.       Metode pengembangan ketrampilan dan sikap  


Konsep Pengemabangan Organisasi

Salah satu teknik pengembangan Organisasi adalah Grid OD yang didasarkan atas kisi-kisi manajerial. R. Blake dan J. Mouton mengidentifikasikan berbagai kombinasi perhatian terhadap produk dan orang. Enam tahap yang perlu diperhatikan dari program Grid OD yaitu :

1. Latihan
2. Pengembangan tim
3. Pengembangan antar kelompok
4. Penetapan tujuan organisasi 
5. Pencapaian tujuan
6. Stabilitas.

Motivasi dalam Organisasi

Menurut French and Raven ,motivasi adalah sesuatu yang mendorong seseorang untuk menunjukkan perilaku tertentu. Sedangkan menurut Sukanto dan handoko ,motivasi sebagai keadaan dalam diri pribadi seseorang yang mendorong melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai suatu tujuan. Jadi motivasi adalah apa yang ada pada sesorang yang akan mewujudkan suatu perilaku yang diarahkan pada tujuan mencapai sasaran keputusan.


Tiga alasan utama yang mendorong perlunya motivasi dalam organisasi organisasi, antara lain :
1.       Untuk mengamati dan memahami tingkah laku bawahan.
2.       Mencari dan menentukan sebab-sebab tingkah laku bawahan.
3.       Memperhitungkan, mengawasi, dan mengubah serta mengarahkan tingkah laku bawahan.



Pendekatan Terhadap Motivasi
Dikelompokan dalam 3 pendekatan :
1.       Pendekatan Tradisional, motivasi para pekerja hanya dipandang dari sudut pemenuhan kebutuhan fisik/biologis saja.
2.       Pendekatan Hubungan Manusia, para pekerja tidak hanya membutuhkan uang, tetapi membutuhkan interaksi dengan orang lain
3.       Pendekatan SDM, menurut McGregor, pendekatan SDM bahwa motivasi tumbuh seperti ditemukan dalam teori Y, adalah sebagai berikut :
·         Pekerja cendrung memperoleh kepuasan dari prestasi yang baik
·         pekerja berprestasi bukan dari insentif dan pengekuan social
·         adanya kesadaran pekerja untuk meraih prestasi kerja itu sendiri


Beberapa factor yang dapat mempengaruhi motivasi organisasi :
1.       Tujuan
2.       Tantangan
3.       Keakraban
4.       Tanggungjawab
5.       Budaya
6.       kepemimpinan 

Rabu, 05 Januari 2011

Budaya Organisasi

Budaya Organisasi  adalah sebuah sistem makna bersama yang dianut oleh para anggota yang membedakan suatu organisasi dari organisasi-organisasi lainnya.

Tujuan penerapan budaya organisasi adalah agar seluruh individu dalam perusahaan atauorganisasi mematuhi dan berpedoman pada system nilai keyakinan dan norma-norma yang berlaku dalam perusahaan atau organisasi tersebut.

Sumber-sumber budaya organisasi
Menurut Tosi, Rizzo , Carrol budaya organisasi dipengaruhi oleh beberapa factor : 
  •  Pengaruh umum dari luar yang luas, Mencakup factor-faktor yang tidak dapat dikendalikan atau hanya sedikit dapat dikendalikan oleh organisasi
  •  Pengaruh dari nilai-nilai yang ada di masyarakat, keyakinan-keyakinan dan nilai-nilai yang dominan dari masyarakat luas misalnya kesopansantunan dan kebersihan 
  •  Faktor-faktor yang spesifik dari organisasi, Organisasi selalu berinteraksi dengan lingkungannya.keberhasilan menagtasi berbagai masalah merupakan dasar bagi tumbuhnya budaya organisasi.


Fungsi Budaya Organisasi
1.       Budaya menciptakan pembedaan yang jelas antara satu organisasi dan yang lain
2.       Budaya membawa suatu rasa identitas bagi anggota-anggota organisasi
3.       Budaya mempermudah timbulnya komitmen pada sesuatu yang berlebih luas daripada kepentingan diri individual seseorang
4.       Budaya merupakan perekat social yang membantu mempersatukan organisasi itu dengan memberikan standar-standar yang tepat untuk dilakukan oleh karyawan
5.       Budaya sebagai mekanisme pembuat makna dan kendali yang memandu dan membentuk sikap serta perilaku dan karyawan.